Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Rekrutmen Mahasiswa Relawan Kemanusiaan - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

www.akerja.com - Ditjen Dikti bekerja sama dengan Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran dan Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi bidang Kesehatan Untuk menghadapi masalah bangsa dalam penangan covid-19. "Rekrutmen Mahasiswa Relawan Kemanusiaan" 

Daftarkan diri Segera pada link berikut :



FAQ #SahabatSehat Relawan Dirjen Dikti Kemdikbud x ISMKI:

  1. Bagaimana sih cara mendaftar sebagai relawan? 
    Jawaban: Pendaftaran relawan dilakukan dengan cara mengisi link google form http://bit.ly/RelawanKemdikbud, kemudian #SahabatSehat akan diminta melengkapi kelengkapan yang dibutuhkan seperti surat dan dokumen lain. Jika surat dan dokumen diterima, teman-teman akan tergabung di dalam grup koordinasi untuk mendapatkan pelatihan dan juga informasi terkait program KIE COVID-19.
  2. Apakah pendaftaran relawan hanya untuk wilayah Jabodetabek? Bagaimana jika saya berdomisili di luar Jabodetabek?
    Jawaban: Tidak! Relawan dari luar Jabodetabek juga dapat mendaftar. Pada tahap awal, setiap program dipusatkan Dirjen Dikti untuk dilaksanakan di Jabodetabek, dan selanjutnya akan dilaksanakan program di luar Jabodetabek. Kegiatan relawan juga tidak dipecah per-Regio/Wilayah. Kolaborasi dilakukan secara ONLINE.
  3. Setelah daftar jadi relawan, gimana? Jawaban: Setelah mendaftar menjadi relawan, #SahabatSehat akan dihubungi untuk kemudian masuk ke dalam grup koordinasi di Telegram. Relawan yang adalah mahasiswa kesehatan (mahasiswa kedokteran, keperawatan, vokasi keperawatan, kesehatan masyarakat, kedokteran gigi, politeknik kesehatan, farmasi, ilmu gizi, kebidanan, dan ilmu kesehatan lainnya baik sarjana maupun profesi termasuk co-ass) akan dikoordinir melakukan KIE secara ONLINE bersama ISMKI. Sedangkan relawan yang adalah non-mahasiswa kesehatan (kategori tenaga kesehatan seperti dokter, dokter spesialis, perawat, dokter gigi, tenaga profesional non kesehatan, pelajar sekolah, maupun masyarakat secara umum) akan dikoordinir langsung oleh Dirjen Dikti secara terpisah mengenai penempatan / teknis kegiatannya.
  4. Peran apa yang akan mahasiswa kesehatan lakukan sebagai relawan? Jawaban: #SahabatSehat mahasiswa jurusan kesehatan akan melaksanakan program KIE yang dikoordinasi dan pelaksanaannya secara ONLINE bersama ISMKI, jadi teman-teman di luar Jabodetabek dapat ikut berpartisipasi. Program dimana mahasiswa kesehatan bisa menjadi edukator di information call center Dirjen Dikti juga sedang dikembangkan.
  5. Apakah ini berlaku untuk mahasiswa kesehatan saja?  Jawaban: Tentu tidak! Kesempatan menjadi relawan ini terbuka untuk #SahabatSehat dengan jurusan apapun.
  6. Apakah saya membutuhkan surat rekomendasi dari Fakultas/Universitas untuk mendaftar? Lalu bagaimana dengan perihal insentif bagi relawan mahasiswa kesehatan? Jawaban: Tidak perlu. Dirjen Dikti telah mengirimkan surat edaran kepada Asosiasi Institusi Pendidikan di bidang kesehatan. Jika teman-teman membutuhkan surat rekomendasi untuk izin pendaftaran, Dirjen Dikti dapat memberikan surat rekomendasi kepada Dekan fakultas. Surat persetujuan dan kesediaan menjadi relawan akan dibagikan setelah masuk grup koordinasi untuk diisi dan dikumpulkan. benefit/insentif mahasiswa kesehatan mengenai penggantian SKS, dan lainnya telah disampaikan sebelumnya melalui surat edaran nomor 245/E/DT/2020 dari Dirjen Dikti kepada Asosiasi Institusi Pendidikan untuk diteruskan kepada kampus temen-temen. Namun kembali lagi, hal tersebut menjadi wewenang tiap kampus. Dirjen Dikti akan membantu melindungi dan memfasilitasi.
  7. Apakah ada batas waktu untuk mendaftar sebagai relawan?  Jawaban: Dikarenakan sifatnya mengajak siapapun yang berniat membantu, form ini bebas dari batas waktu pendaftaran namun kedepannya akan ada informasi jika dirasa sudah mencukup kebutuhan. Jumlah orang yang terus bertambah akan menjadi jejaring relawan. 
  8. Apakah mahasiswa kesehatan studi profesi (Co-ass, Calon Perawat) mendapat tugas tracking dan screening?  Jawaban: #SahabatSehat yang masuk kategori studi profesi (Co-ass, Calon Perawat) akan difokuskan untuk program KIE COVID-19 berbasis ONLINE. Dikarenakan kegiatan ini bersifat sukarela, apabila di pertengahan kegiatan, #SahabatSehat mendapat protokol baru untuk turun secara OFFLINE ke lapangan, maka akan diberikan Informed Consent/Persetujuan kembali sebagai relawan. Dipastikan sebelum protokol baru ada, akan dilakukan koordinasi lanjutan terlebih dahulu antara Dirjen Dikti dengan Pimpinan Fakultas/Universitas, terutama mengenai teknis, resiko, APD, dan sebagainya.
  9. Apabila ada member baru yang masuk dan belum mengikuti pelatihan, apakah akan mendapat pelatihan lagi?  Jawaban: Direncanakan ada pelatihan lanjutan dan upgrading informasi terkait COVID-19.
  10. Kerjanya nanti bakal per shift gitu ya? Jawaban: terkait shift, betul akan ada. Adapun dalam grup jejaring ini akan ada beberapa program. Program tersebut akan menjelaskan lebih detail resource yg dibutuhkan dr waktu, soft skill dan sebagainya. Anda bisa pilih nanti sesuai kapasitas (dan tentu juga akan dilatih sesuai penempatan). Jangan khawatir, grup jejaring ini adalah wujud untuk menjaring dulu #SahabatSehat yg bersedia dan berminat berkontribusi.
  11. Apakah ada Contact Person yang dapat dihubungi?  Jawaban: Untuk informasi lebih lanjut, #SahabatSehat dapat menghubungi Contact person: Robby Franata (0813-2097-9700), Basra Ahmad (0877-0109-1998), Januwar Lukita (0812-1263-2814), Aditya Putra (0822-9744-1924)
Mari berkolaborasi dan berkontribusi untuk bangsa dengan menjadi Relawan COVID-19 sebagai bentuk BELA NEGARA 😊

Post a Comment

0 Comments